Blogger Layouts
Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Saturday, October 15, 2011

Umi, serunding & 'Jasa Bonda'

Bismillah...

Tetibe je Cik NuNU teringat kat my mum...
Bukan homesick ye, tapi rindu...
Rindu nak dengar suara umi..
Rindu nak tengok umi marah...
Rindu nak dengar umi bebel...
Cik NuNu selalu gelak kalu my mum marah atau bebel..
Yela, marah bukan boleh dibalas dengan marah...
Kalu gelak, kurang sikit kot temperature kemarahan tu...
Lagipun x baik marah'n ibu ye..Dosa



Lalu Cik NuNu bukak la lagu fevret my mum kt youtube...
Sambil makan nasi dengan serunding yang my mum bagi...
Cik NuNu ni bukan orang yang suka makan serunding...
Tapi bawak gak la serunding tu...
Kata umi, kalu malas nak masak, makan je nasi ngn serunding...
Dan hari ni, Cik NuNU makan nasi berlaukkan serunding...
Eh, jadi sedap plak tetibe...
Nikmat sangat...





Jom layan lagu fevret my mum...

p/s: kakak sayang umi sangat2...doakan kakak berjaya dan kuat di bumi orang...salam dari dublin

Monday, August 15, 2011

mereka SEMAKIN RINDU

Bismilah...

KAMU HAK SIAPA???
any answer????

Ya, kamu hak Allah...
Kita semua hak Allah...
why???
Simple
Because we are Allah's slave

BUT

Kita juga hak ibu bapa kita...
why???
Because we're theirs responsibility...
Allah said so...
Prophet SAW said it too,
“Redha Allah bergantung pada redha dua ibu bapa,
dan murka Allah bergantung pada murka kedua-dua ibu bapa.”
(Riwayat al-Hakim)


My dear readers,
Pernah x dalam hidup kalian...
Kalian merasakan bahawa...
Ibubapa terlalu masuk campur dalam urusan hidup kalian?
Sehinggakan kalian rasa tiada privasi...
(ala, macam drama dalam tv)
Biasanya pemikiran ini bermula dari awal remaja...
Dimana mereka rasa dah besar dan boleh berdikari sendiri...
Tapi perkara ini boleh jadi parah...
Kalu berlarutan sampai menjadi dewasa...
Ia bisa meningglkan garisan luka...
Yang akan membawa kepada derhaka...
yes...
DERHAKA




Ibubapa yang masuk campur dalam hidup kamu...
Itu adalah tanggungjawab mereka...
Itu adalah tanda kasih sayang mereka....


Ibubapa yang masuk campur dalam hidup kamu...
Walaupun kamu dah besar panjang....
Adalah kerana...
Mereka merindui kamu...
Kalu dulu waktu kamu masih bayi...
Kalian mereka dukung, peluk, cium,
Tidur bersama-sama...
Dimandikan dan bermain-main dengan buih sabun...
Semakin kamu besar...
Semakin kurang kemesraan itu...


Mereka merindui saat-saat itu...
Hendak didukung, kamu terlalu berat...
Hendak dipeluk, kamu kata rimas...
Hendak dicium, kamu malu dengan kawan-kawan...
Hendak tidur bersama, kamu mahu bilik sendiri
Hendak dimandikan, kamu sudah besar...
Jadi, bagaimana hendak mereka curahkan sayang yang terpendam?


Mereka merindui saat-saat itu...
Tatkala hak mereka semakin dipenghujung...
Apabila kamu sudah besar...
Hatimu tidak sepenuhnya kepada mereka...
Hatimu mencari sang jejaka...
Yang kamu akan habiskan sisa umur nanti...
Saat tangan dihulur...
Ungkapan akad dilafaz...
Mereka akan semakin merindu...
Kerana kamu bukan lagi hak mereka...


Mereka merindui saat-saat itu...
Tatkala usia dipenghujung waktu...
Kamu tiada dimata berhari-hari...
Berminggu-minggu...
Berbulan-bulan...
Hingga menginjak bertahun-tahun lamanya...
Benarlah kata orang...
Jauh dimata, dekat dihati...
Tapi kemana kerinduan dihati hendak dilepaskan?


Mereka merindui saat-saat itu...
Tatkala usia dipenghujung waktu...
Kamu tiada dimata...
Hendak didukung, kamu mendukung anakmu...
Hendak dipeluk, kamu memeluk anakmu...
Hendak dicium, kamu mencium anakmu...
Hendak tidur bersama, kamu menidurkan anakmu...
Hendak dimandikan, kamu memandikan anakmu...
Bagaimana dengan mereka?


Mereka tidak lagi punya rasa rindu...
Tatkala usia sampai disitu...
Dimanakan kamu saat itu...
Hendak kamucdukung, mereka sudah kaku...
Hendak kamu peluk, mereka diam...
Hendak kamu cium, mereka senyap...
Hendak tidur bersama, meeka sudah tidur...
Buat selama-lamanya....


Mereka tidak lagi punya rasa rindu...
Kerana tiba masa untuk kamu merindui mereka...
Tatkala usia terhenti disitu...
Apakah kamu akan mendukung mereka ke pusara?
Apakah kamu akan memeluk sekujur tubuh mereka itu?
Apakah kamu akan mencium mereka buat terakhir kalinya?
Kamu tidak bisa tidur bersama mereka....
Kamu hanya bisa menyediakan tempat tidur untuk mereka...
Tempat tidur abadi...





(Cik NuNu; 16 Aug '11; 10.57a.m)



Thursday, August 11, 2011

IMAGINE when ur MOM...

Bismillah....

Dalam pada dok korek-korek FB sambil dengar lagu لو كان بىننا, Cik NuNu terjumpa dengan notes ni...


*Bacalah dengan sepenuh hati...imagine ur mom says....



WAHAI MENANTUKU:
aku hanyalah seorang ibu yang berbicara atas nama diriku sendiri dengan melihat putriku sebagai istrimu dan engkau sebagai menantuku. bila engkau membaca pesan ini semoga engkau melihat pula bayang wajah ibu yang telah mengandung dan melahirkanmu, berdiri bersamaku tepat dihadapanmu.

WAHAI MENANTUKU:
bukankah engkau sudah berjanji akan menjadi imam dunia akherat untuk putriku. bukankah engkau juga telah bersumpah untuk membawanya hingga ke baka dan memberinya satu tiket ke surga.

WAHAI MENANTUKU:
bila ada kelemahan dari istrimu dan seribu lagi keburukan yang dilakukannya akibat kelemahan dan juga karena kekurangan darinya, bukankah menjadi tugasmu untuk mendidiknya sekarang, begitu yang seharusnya.

WAHAI MENANTUKU:
diajarkan kepadamu oleh Nabi bahwa seorang suami tak boleh membiarkan mata istrinya basah walau hanya serupa tetesan embun dini hari. bukankah engkau sebagai suaminya yang harus melindunginya dengan rasa tentram dan aman. maka berikanlah keteduhan bagi jiwanya.

WAHAI MENANTUKU:
engkau suami yang dipilih Tuhan untuk putriku, bersabarlah terhadap istrimu dan tetaplah bersikap lemah lembut padanya. bukankah engkau menikahinya atas nama Tuhanmu maka sayangi dan peliharalah istrimu dengan jalan Tuhan.

WAHAI MENANTUKU:
sebagian besar penghuni neraka adalah perempuan dan itu disebabkan mereka durhaka terhadap suaminya, maka selamatkanlah istrimu dari dosa yang lebih besar. bukankah nantipun engkau akan ditanya tentang tanggung jawab bagaimana kau mengurus mereka dan menjaga jalan surga untuk bisa di lalui oleh yang harus kau bawa serta.

WAHAI MENANTUKU:
engkau di ijinkan menghukum istrimu sewajarnya namun janganlah mengenai wajahnya dan jangan pula menyentuh tubuhnya hingga meninggalkan jejak luka. janganlah menghardiknya dengan kata-kata kasar dan umpatan yang merendahkan seolah engkau turut menistakan dirimu sendiri sebab ia juga adalah pakaianmu...

Semoga keluarga kalian bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, Aamiin


Sunday, June 26, 2011

aNaK KEciL iTU


Ini sebuah kisah yang digarap dari sebuah kisah benar mengenai reality kehidupan dari sudut pandangan seorang remaja yang sedang membesar. Remaja ini dibesarkan dalam golongan kelas sederhana tetapi hidup di kota metropolitan, Kuala Lumpur. Sedari kecil, terlalu sibuk mencari wang dan meningkatkan ekonomi keluarga. Keluar mencari nafkah jam 7 pagi dan pulang jam 7 petang. si sebalh malam pula, masing-masing sibuk merehatkan diri bagi mengecas tenaga untuk keesokan harinya. Tapi, mereka terlupa bahawa dirumah, ada seorang anak kecil yang terlalu dahagakan kasih saying seorang ibu dan seorang bapa. Anak itu membesar dalam sunyi. Hanya televisyen dan jiran-jiransebagai pengubat kesunyian. Di sekolah, sering sahaja dia berasa rendah diri. Kwan-kawan mempunyai kelengkapan sekolah yang mencukupi, sedangkan dia….keperluan harian hanya dibeli 2 kali setahun, sewaktu sebelum memulakan sesi persekolahan. kalau hilang, jangan harap nak beli lagi. Duit saku hanya cukup-cukup untuk membeli makanan. 12 jam di waktu siang dihabiskan di sekolah, manakala di sebelah malam, menghadap guru tuisyen. 

 Sedari kecil, ibubapanya mengajar dia dengan disiplin yang sangat ketat. Cubit, pulas telinga adalah normal. makanan bulanan pastinya rotan dan penampar. sehinggakan, sewaktu anak remaja ini menjangkau ke usia 8 tahun, dia sudah merasa asing di dalam keluarga itu. entah dari mana, dia ingatkan bahawa dia hanyalah anak angkat. Dia lebih menghormati dan menyayangi orang yang selalu bersama dengannya. Mungkin pengaruh televisyen barangkali atau anak ini hanya memujuk dirinya. tapi siapa tahu gelodak dihati kecilnya itu.   
       
Solat. Biarpun didedahkan dengan solat sejak kecil, namun mereka tidak menerapkan kepentingan solat itu kedalam jiwa anak itu. kalau meninggalkan solat, rotanlah hadiahnya, tali pinggang adalah habuannya. Anak itu tertanya-tanya, mengapa harus dia solat. apakah hanya kerana ibubapanya? lalu, tatkala ketiadaan ibubapanya itu, solat dan telekung, dicampak ke tepi, dipandang sepi.
 
Tahun demi tahun, anak kecil itu melihat dunia yang lebih luas. di seringkali tertanya-tanya, kenapa ibubapanya tidak pernah datang ke sekolah pada hari terbuka untuk mengambil rekod pelajarannya. Setiap tahun, dia menunggu saat itu namun dia hampa. Setiap kali hari terbuka menjelma, dia hanya mampu memaniskan muka dan memujuk hati dengan menemani kawan-kawan yang menunggu kehadiran ibubapa masing-masing. Biarpun begitu, Allah mengurniakan anak kecil ini dengan kepintaran di dalam akademik, namun itu masih belum dapat menarik perhatian dan kasih saying dari orang tuanya.
 
Menginjak usia remaja, semakin bergelora jiwa anak muda ini. Pandangannya semakin terbuka dan akal semakin berfikir. Dia melihat kedua ibubapanya adalah seorang guru yang berjaya, tidak pernah memarahi anak murid dan sentiasa memberi semangat kepada anak muridnya itu. Tetapi, mengapa situasi ini tidak wujud dirumah? Dia memberontak. Seorang demi seorang kaunselor datang dan pergi dalam hidupnya, namun dia masih begitu. hati yang sedih sudah berubah menjadi batu Hatinya sudah keras. berbuih nasihat datang menghujani dan badannya juga sudah kebal dengan “buah tangan” orang dewasa. Solat pula, terkubur terus dari hidupnya.


Biarpun hidupnya begitu, Allah masih sahaja mengurniakan anak itu dengan kepandaian dan budi pekerti yang sopan, persis seorang puteri yang dibelai rapi sedari kecil. Anak itu berjaya dalam akademik dan membuat keputusan untuk meninggalkan rumah yang tiada cahaya itu. Kejayaannya itu disambut dengan pelukan dari si ibu, namun segala-galanya sudah terlambat. Dia tidak mampu untuk merasa kegembiraan itu. Pelukan itu sungguh ganjil baginya. dengan bapanya pula ibarat seorang lelaki ajnabi. mereka tidak pernah bersentuhan tangan, apatah lagi memeluknya. Ibubapanya jarang berada dirumah. Komunikasi memang tidak wujud antara mereka. Kata-kata yang terpacul daripada mereka adalah arahan, persis komander di kem latihan polis. Sepatah kata yang keluar dari mulut anak itu, ugutan tamparan pasti hadir.


keputusan untuk meninggalkan rumah dan menyambung kehidupan di asrama benar-benar mengubah hidup anak gadis ini. Alhamdulillah,cahaya ilahi menyinari hidupnya. Namun, kerisauan mengisi benaknya. SPM bakal tamat dan ini bermakna dia harus kembali ke rumah itu. Ini juga bermakna dia harus berdepan dengan kedua ibubapanya yang tidak pernah menghiraukan hati kecilnya itu. Pendapatnya sememangnya tidak berguna. Kalau A kata mereka, maka A la, tidak mungkin B. Dia takut dirinya akan kembali seperti dahulu, bimbang imannya tergugat, khuatir sabarnya bernoktah. Kini, hanya pada ALLAH tempat dia mengadu.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++



Itulah suara hati seorang anak gadis yang diceritakan kepada Cik NuNu. Tidak henti-henti dia menangis. Lantas, Cik NuNu bertanya kepadanya kenapa dia menangis.  Gadis kecil itu menjawab, tidak pernah ada orang yangmeluangkan masa untuk mendengar ceritanya. Kaunselor-kaunselor terdahulu mendengar kosong, seperti mencurahkan air di daun keladi. Pekerjaannya dijalankan ibarat melepaskan batuk ditangga. Masing-masing buntu dalam menyelesaikan masalahnya. Cik NuNu menangis dan memeluknya lantas membisikkan ke telinganya, “Adik kena kuat. Ingat, Allah sentiasa menguji umatnya kerana sayang dan ingin melihat adik kuat dan tabah. Cik NuNu tak mampu membantu menyelesaikan masalah adik tapi berdoalah kepada Yang Maha Mengasihi. tapi janji pada Cik NuNu, bila ditakdirkan adik menjadi seorang ibu, tolong jangan ulangi kisah hidup adik pada anak adik nanti”.
                Aku sangat pelik. 
  1.   Seorang guru bertukar menjadi pendera
Bagaimana hal ini terjadi? Bukankah guru itu tugasnya mendidik, tapi mengapa anak dirumah tidak terdidik. ini ibarat kera dihutan disusukan, anak dirumah mati kelaparan. Adakah kerana bebanan kerja yang melampau disekolah? tapi orang lain pon terbeban gak but still boleh manage their time between family and career.
  
2.       Baitul Muslim

Cik NuNu x nampak dimana letaknya baitul muslim dalam keluarga ini. Meskipon solat diutamakan, tetapi intipati solat itu tidak wujud. solat itu diumpamakan seperti pergi sekolaj. x pergi sekolah kena marah, x solat pon kena marah. tapi apa tujuan pergi sekolah? apa tujuan solat. apabila jiwa tidak ada dalam solat, maka apabila berpeluang, seorang anak itu pasti akan mengambil kesempatan yang ada untuk ponteng sekolah atau ponteng solat. Jadi, dimana nilai sebuah solat itu?
  
3.       Kekerasan dalam mendidik
Kekerasan dalam mendidik itu perlu, tapi kelembutan juga perlu. Lihat sahaja bagaimana Rasulullah mendidik anaknya, penuh dengan hikmah, penuh kelembutan. tapi kenapa kita tidak mengambil contoh tauladan yang ditunjukkan oleh manusia paling mulia ini? adakah kerana mereka dibesarkan dalam kekerasan juga? Maaf, Cik NuNu membantah sekeras-kerasnya cara mendidik seperti ini. Anak-anak sekarang lebih terbuka minda mereka, lebih tajam pemikiran mereka. Mereka mampu untuk berfikir mana yang baik dan mana yang buruk. Cuba buka mata dan hati kita untuk mendengar suara hati mereka. Kalu parents tegur, itu tandanya mereka sayang, tapi kalu anak2 menegur, bermakna mereka juga sayang pd anda. anak-anak sekarang, semakin kasar diperlakukan, semakin kasar perlakuan mereka. 

4.       Komunikasi sehala
Dalam kisah anak ini, digambarkan bahawa komunikasi yang wujud hanya komunikasi sehala, yang menunjukkan bahawa keluaga ini sgt berproblem. maaf kalu ini agak kasar tapi “KALU ANDA RASA KOMUNIKASI CARA INI BAGUS, BAIK PERGI CAKAP DENGAN ROBOT KE, DENGAN KOMPUTER KE” . Hei, setiap manusia ada perasaan tau!!! kanak-kanak kecil pon ada perasaan!!! Kalu anda rasa didikan anda ni terbaik, mana mungkin dia menjadi liar…tolong la dengar apa yang diorang nak cakap and please accept their opinion!!!!!


Maaf, ini hanya pandangan Cik NuNu sahaja sebab Cik NuNu pon belum berumah tangga…tapi pandangan Cik NuNu ini disandarkan kepada pembacaan dan pandangan ahli agama dan pakar motivasi…tapi setiap orang deserve to voice out their opinion, isn’t it? Semoga perkara ini tidak akan terjadi pada sesiapa pon dan buat anak gadis itu, semoga engkau tabah dalam kehidupan ini…Ingatlah, Allah sentiasa bersamamu…





Wednesday, June 15, 2011

jUnJuNgaN KasiHmu AyaH

JUNE~sinonim sekali dengan hari bapa...tapi berapa ramai yang benar2 menghargai kewujudan bapa...ak baru saja selesai blogwalking di blog bapa arwah temanku...betapa beliau merindui arwah anak beliau...ya, siapa yang tidak merindui seorang anak yang soleh...yang sanggup berkorban harta, jiwa, raga dan nyawa untuk meletakkan Islam di tempat yang tertinggi...setiap aktivit yang dilakukukan adalah untuk mencari keredhaan Allah...Alhamdulillah, arwah pergi menemui Rabb dengan begitu indah sekali~sewaktu berdakwah mengembalikan pemuda-pemudi Sabah yang terlalu ramai murtad...Subhanallah, arwah syahid di medan agama...

FirmanNya lagi dalam Surah At Taubah : 20-22 
“ Orang-orang yang telah beriman yang telah meninggalkan rumah-rumah mereka (berhijrah) dan telah berjihad di jalan Allah, dengan harta dan diri mereka. Disisi Allah bagi mereka darjat yang tinggi. Merekalah orang-orang yang berjaya sepenuhnya. Tuhan mereka mengkhabarkan berita gembira kepada mereka tentang rahmat dan keredhaanNya, dan tentang taman-taman syurga dimana mereka akan mendapat kenikmatan yang kekal, mereka akan tinggal di sana selama-lamanya. Sesungguhnya disisi Allah balasan yang sangat besar.” 

Melewati nukilan si bapa, ak dapat merasakan rasa rindunya yang menggunung...rasa kasihnya terhadap si anak...seorang ayah bukanlah seorang ibu, yang lembut tutur katanya, yang sentiasa membelai si anak...seorang ayah biasanya tegas dalam kata-kata dan lewat geraak gerinya...tapi nama pun si ayah, pasti mempunyai rasa belas dan kasih terhadap si anak...si bapa memohon kemaafan dalam setiap perlakuan yang telah dilakukan sepanjang 21 tahun kehidupan si anak dengan harapan untuk membentuk seorang anak yang soleh dan hamba Rabb yang taat...Alhamdulillah, tidak sia-sia pengorbanan si bapa selama ini...Si anak menghadap Ilahi dengan cara yang sungguh mulia, yang dicemburui oleh para Sahabat...Si Bapa inilah contoh bapa yang berjaya~BAPA MITHALI~

Sabda Rasulullah saw, riwayat Imam Bukhari.
“ Barangsiapa yang membuat suka hati ibu-bapanya, maka sesungguhnya ia menyukakan Allah, dan barangsiapa yang membuat ibu-bapanya marah, maka sesungguhnya ia berarti membuat Allah murka.”

Sabda Rasulullah saw, riwayat Imam At-Tirmizi.
“ Keredhaan Allah tergantung kepada keredhaan bapa, dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan bapa.”

Sabda Rasulullah saw, riwayat Imam At-Thabarani.
“ Keredhaan Allah tergantung kepada keredhaan ibu-bapa, dan kemurkaan Allah bergantung kepada kemurkaan keduanya.” 
p/s: to my dad, ampunkan dosa anakmu ini....terlalu banyak sekali membebankan benakmu....anakmu ini akan mecuba sedaya upaya untuk menggembirakanmu...halalkan makan minum anakmu yang kuat makan ini...halalkan ilmu yang telah diajarkan semenjak kecil...terima kasih kerana sentiasa berada disisi dan mempercayai anakmu sewaktu tiada siapa berada di pihak anakmu...terima kasih abah....

Tuesday, June 7, 2011

biLa AllaH TarIk NiKMaT

Aku di kampung sekarang, menghabiskan sisa cuti sekolah yang ada, dan menjenguk Mek, nenek kesayanganku...Alhamdulillah, Allah memanjangkan umur Mek untuk melihat kejayaan anak-anaknya dan cucunya...Mek membesarkan anak-anaknya dengan menjual kuih semenjak kematian Tok Wan, kira-kira 17 tahun hidup bersama...dan alhamdulillah, kesemua anak Mek berjaya dalam hidup dan mereka bukan calang-calang orang...Bak kata my dad, "Allah uji Mek pada usia muda tapi Mek murah rezeki pada usia tua. Duit yang anak-anak bagi pon die x tau nak buat apa." Akhirnya, duit itu bertukar tangan kepada cucu-cucu la pulak...hehehehe....murah rezeki cucu-cucu mek.

Pagi tadi, aku ikut my dad pergi ziarah kawan lama dia yang sakit...di usia 44 tahun, Allah tarik nikmat kesihatan yang dipinjamkannya...dia kini lumpuh, semacam strok, akibat serangan jantung...die sendiri x pernah tahu...die collapse sewaktu bermain badminton...mujur hari itu die bawak anak lelaki die sekali...anak die yang tak ada lesen ni sanggup drive dan bawa si ayah ke hospital..dalam sekelip mata, si ayah sudah hilang upaya untuk mengetuai keluarganya.

Aku hampir menangis melihat keadaan die...sungguh...ak x dapat bayangkan kalu ak ditempat si isteri...si isteri masih tersenyum manis pada suaminya, terpancar kemesraan dan cinta terhadap si suami...betapa tabahnya die menjaga suami apabila suami lumpuh akibat serangan itu...30 minit jantung berhenti menyebabkan darah tidak sampai ke otak dan menyebabkan brain damage...sekelip mata sahaja Allah tarik nikmat itu...mengikut kata doktor, jarang pesakit dapat hidup setelah jantung berhenti...benarlah kata Allah,
 mati itu pasti, tidak lambat walau sesaat dan tidak juga cepat walau sesaat

Menurut si isteri, suaminya MunGkIN masih boleh merasa kehadiran keluarga disisinya...tatkala si bongsu berusia 2 tahun memanjat katilnya dan tidur disebelahnya, bermain-main dengan mukanya, pasti si ayah mengalirkan air matanya...siapa tahu gelora dihatinya...kalu itu bapaku, apa yang akan ak lakukan??? Ya Allah, ak masih tidak sanggup kehilangan bapaku dan seluruh ahli keluargaku...

Nikmat Allah sungguh x terbayangkan, tidak terkira banyaknya...tapi terlalu sukar untuk kita bersyukur...Allah hanya menarik kembali sedikit nikmat, tetapi disebabkan nikmat yang ditarik, seluruh kehidupan kita berubah...

p/s: Ya Allah, ak bersyukur dengan nikmatmu yang tidak terhingga ini....dan berilah kesembuhan kepada hambamu itu dan Kau kuatkanlah iman mereka, tabahkanlah hati-hati mereka dalam menempuh ujianMu Ya Allah....

Thursday, May 5, 2011

Segunung Rindu

This is a story
A piece of my activities
That I've did today

I went to the Royal City
It is a must for me
to dropped by there
Mak's house

I hope that I could see Mak 
Nope
Nobody's there
No Pak Cik
No Kak Yana
No Kekwa
No Kak Jiha
No Ipan
and 
No my lil' Uli

I left the old house
That is full of happiness, joys and memories
The windows witness of my cheerful childhood
The wall sketches the story of this naughty girl
The sliding door testifies the young lady's fantasy
and
The fence know the yearn that I fell

Nobody's there
I made my move
And the longing increased
I'll be back
Never lose heart to see you, Mak
To see my family
and my unacquainted niece 

The longing Increased~Rindu Makin Menggunung

Friday, March 18, 2011

I Miss Him

I miss him, my abang....dh nak dekat a year  dh since die berangkat ke Edinburgh....lama sangat rasa'y....dh rindu sgt dh pada abang...ni baru ak, belum kak hana, tunang abang lg....hisy, ble la abang nak balik ni???? Lately, banyak sangat probs maen2 sambil menari dalam kepala ni...selalu'y, kalu ad probs, abang la ak cari...tp sekarang, kena independant....nak2 lagi, abang dh b'tunang ni and x lama lagi jadi husband orang lak...lagi la ak x ad member tempat ak nak story2...sob, sob, sob.....abang nampak happy je slaloo, tp ak kt sni yg x happy...
Abang, balik la cepat...x pon buzz la slaloo.....kakak miss abang sangat2 ni...banyak gler citer nak story kat abang...kakak need ur advice, ur pointview n ur support......
waaa................Abang, i miss u...

Tuesday, January 4, 2011

KHAS UNTUK PIKACHOO....my holiday

ni citer cuti ak ari 2...atas permintaan si pikachoo yg chumell, ak akn citer la...
kali ni, percutian my family & i lain sket...ktorg pergi 3 negeri....perak-->langkawi-->perlis

BUkiT MaraH meRaH
1st day, ktorang pergi bukit merak merah laketown resort ...mula2 plan cuti kat sini, pastu, ntah kenapa tukar g langkawi....tp ramai plak nk pergi bukit merah ni...so, my uncle pon kata, kita stay a night je tau kt situ...budak2 kechik je la yang suka coz dapat main...yang adults cuma masuk untuk jaga diorang je...tetiba, yang adults plak hilang...tup-tup, dah ada dalam air...tengok game2 bes sangat, iman pon goyah la...


LanGKaWI
ktorang stay 3 days 2 nites kat situ....g sana naik feri la...nak naik flight, duit x ad...
ni sebelum menunggu naik feri....
jarang2 dapat naik feri ni, so ak abadikan la kenangan bersama feri dalam pix dbawah....
 bukan senang nak dapat naik bas mini polis ni, so ktorang pon b'gambar la habis-habisan....
tp disebabkan ktorang guna pakej pcutian yang jimat kos, so, tempat penginapan pon jauh sket la...sket?? jauh banyak la!!!!
cantik x? cantik kan...b'baloi la dok jauh2...1 family dapat 1 bilik,,,selesa sangat tau..x percaya?? x percaya x pe...tengok je pix kt bawah...
pix ni keesokan harinya...hari untuk memulakan aktiviti utama iaitu...SHOPPING!!! ha, ni memang kegemaran ibu-ibu....tp tym ni, memang spoil gler coz ktorang kne TIPU...kereta dh sewa awal-awal lagi, tp bila nk pergi amek kereta, tuan die x ad, tepon pon x dapat...cam !@#$%^&&...ak boleh bayangkan camane muka my uncle tym 2...tp alhamdulillah, dapat gak...dapat 2 bijik van...cukup la untuk ktorang...tp, pix shopn' x ad la ek....sorry


ha, pix di atas 2, pix kt pulau atas bot...before sampai kt pulau...ak pergi pulau mana? ha, ada 3 pulau...mula2 pulau dayang bunting...kat mana bunting'y, ak x dapat sangat nak paham~hanya orang yg kuat berImiGiNasI je kot dapat nampak....hihi
 pix bawah ni, tym mula-mula jejak'n kaki kt pulau 2...tengok ar air die, jernih je kan....
 pix kt bawah ni adalah pix family ak yang ramai...ada 5 family semua'y...memang meriah....tym ni, sesi menunggu bot untuk amek ktorang....
 x pernah tengok my dad & my bro kn...ni la diorang....tengok la puas2...hihi
lepas pulau dayang bunting, ktorang g lak ke pulau singa kot....ak pon x ingat sangat nama tempat ni....kat sini tengok helang makan...bila matikan enjin bot, senyap & sunyi je tempat 2...bez btol...x ad nak tension2 dah...
pulau no 3, pulau beras basah...ha, kat pulau ni baru la ak dapat mandi sepuas-puas'y...buat penyu pasir, tanam adik2 sedara ak dengan pasir...bez!!! tp dapat lepak kat situ kejap je la...itu yang x brape nak bez....

malamnya plak, ktorang g la jejalan kat dataran Lang..tengok helang gergasi....pose sana, pose sini...cam 2 gaya....tengok je la pix kt bawah...


3 ari stay kt langkawi ak rasa dh cukup kot...x ad la banyak benda sangat....penat tunggu ibu-ibu shopn' je la...ntah mana dapat energy ntah diorang ni...x penat-penat pon...ktorang~si anak-anak ni~ dh pening kepala...yela, camane nak angkut sume benda2 yang diorang beli ni...banyak kOt...
ha, pix atas ni baru separuh je dari barang yang diBORONG para ibu ye...tengok r muka sorang2, penat je...nak tengok lagi...nah...
dalam feri, tym nak balik, x ada dh nak amek pic lagi...semuanye dh Zzzzzzzzzz....

 sampai ke kat kuala perlis, p makan laksa kuala perlis....orang kata, laksa kt situ sedap...ok la...sedap lg yang my mum buat....abes makan, destinasi seterusnya adalah....

PErLiS
buat pe kat perlis...ha, buat lawatan mengejut kt adik sedara ak kt matrik perlis...alang-alang dh ada kt perlis, g la singgah tengok die jap...sian die x dapat g...pengorbanan sebab nak exam...sebab 2 la die leh dapat 4 flat...kalu ak, nangis wooo...cam tym diorang g cameron, tp ak x dapat g....sebab 2 la kot ak x dapat 4 flat~alasan je 2


TAPI
sebab percutian ni la gak ak x dapat tengok BOLA!!! my favorite game 2....sob, sob....sedih tau...dah cam cacing kepanasan ak ngn my bro & sis dalam kereta....papehal pon, ak tetap tau bila malaysia gol & siapa yang bagi gol...technology kan ada, gunakan saja....


Sunday, December 5, 2010

my idol

smlm abe dh slmt konvo....first class honour in civil engineering...kagum ak...ak dan abe dh mkin rapat lately...myb b'coz both of us stdy at the same university n understand the envi as a stdnt...plus, ak slaloo kutuk die kt fB...dh die yg stat usik ak dlu...hehe...td pon ak ckp pic grad die yg gemok...die kp, nex yer, abes la ak...die nk tgk pic konvo ak yg gemok plak...so, i have to be KURUS b4 grad...
abe patut'y bleh dpt ANC kalu die x t'sungkur di final sem die...but, neway, congratez to him...abe, i'm proud of u...tym grad, nama die no 7~my lucky no tu~tetibe ak terasa sgt t'cabar to get 1st class honour too...nk dpt ANC, kem salam la...mmg dh lama melepas...so, ak dh masuk'n abe in my list idola ak...
  1. my abah
  2. abang
  3. abe
ak kene beat my abah yg dlu grad as a second class upper honored in islamic studies...
abang plak, if i'm not mistaken, 1st class honored in chemical engineering
abe  bru je grad dgn kepujian kelas pertama, also in engineering...

so, ak kene work and pray harder in order to make dream become reality...
"oh Allah, most merciful, please fulfill my dream... I've worked for it and only You can turn it into reality... but if it is not meant for me, perhaps it is the best for me...and i'll accept it."...
...amin....

my playlist